Menelisik Kesiapan Infrastuktur Mobil Listrik di Indonesia

Semenjak kemunculan Tesla dengan Mobil listriknya yang menjadi tren setter di dunia, maka bermunculanlah pesaing - pesaingnya mulai dari Hyundai Iconic, BYD, Wuling, bahkan Vinfast asal Vietnam ikut meramaikan pasar dunia. Yang saya sebut di atas benar - benar murni mobil listrik bukan hybrid yang masih mengandalkan bahan bakar fosil.

Yang Menjadi pertanyaan besar secara khusus di Indonesia yang pada era SBY sudah mulai digaungkan mobil listrik dengan menggandeng Ricky Elson dan Dasep Ahmadi dan era kedua JKW yang memberikan banyak insentif pajak kepada pemakai mobil listrik.
 1. Apakah masyarakat Indonesia sudah siap beralih total kepada pemakaian mobil listrik yang kata "ramah lingkungan" ?
2. Apakah infrastruktur stasiun  pengisian batrei bisa disiapkan dalam jangka pendek dan merata di berbagai tempat sehingga masyarakat tidak kesulitan saat perjalanan antar kota ?
3. Dengan harga yang lebih mahal dibanding mobil konvensional apakah daya beli masyarakat Indonesia mampu membeli mobil listrik tersebut?

Kalau dipikir dengan jernih sebenarnya proses peralihan  tersebut tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin  bisa tercapai apabila ada faktor - faktor pendukungnya.

Pertama : edukasi kepada seluruh masyarakat bahwa kendaraan listrik jauh lebih ramah lingkungan walaupun proses pembuatan batreinya tidak ramah lingkungan. Buktinya sepeda listrik merk lokal  semakin menjamur di jalanan berarti tidak mustahil masyarakat juga akan beralih kepada penggunaan mobil listrik. 

Kedua :  jelas pemerintah dengan menggandeng investor swasta dalam maupun luar negeri harus melengkapi infrastruktur penunjangnya secepat mungkin,  mulai dari stasiun pengisian batrei yang merata dari sabang sampai merauke, menyiapkan SDM yang mumpuni untuk servis dan perbaikan mobil listrik, bisa dengan membuat SMK jurusan mobil listrik, Kursus servis mobil listrik bahkan mengirim mahasiswa ke luar negeri untuk penelitian dan pengembangan mobil listrik. 

Ketiga : pemerintah harus bisa menekan harga mobil listrik setara dengan mobil konvensional dengan berbagai strategi seperti perakitan di dalam negeri dan penggunaan bahan baku dalam negeri lebih dari 60 persen untuk menekan harga mobil listrik dan dengan berbagai macam kemudahan dalam pembiyaannya. 

Apabila ketiga faktor itu terpenuhi tidak usah menunggu lama, Indonesia bakal menjadi pemakai mobil listrik terbesar ketiga di dunia setelah Amerika dan China. 

Wuling Listrik Cloud harga 400 jutaan 

Oleh : Azeez Nash (pemerhati otomotif Indonesia).

 

Comments

Popular posts from this blog

Pilih mana, mobil Seken mewah yang harganya miring atau Mobil baru kelas menengah ?

TRANS JATIM, INOVASI MODA TRANSPORT YANG PRO RAKYAT

ANTAR PABRIKAN OTOMOTIF TIDAK HARUS BERSAING TAPI BERKOLABORASI