Mobil anda, menurut anda kategori kebutuhan apa?
Setiap barang memiliki nilai kategori sendiri- sendiri menurut pemiliknya, bisa menjadi kebutuhan pokok (Primer), kebutuhan pelengkap (sekunder) dan kebutuhan untuk menunjukkan kemewahan (tersier). Contoh Seperti kaca mata, orang yang matanya minus, tidak bisa menjangkau tempat yang jauh, dan mengganggu aktifitas harian, maka kaca mata menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, kalau dipakai sesekali saat di pantai atau saat berkendaraan berarti bernilai kebutuhan kedua, namun apabila kacamata sebagai unjuk kekayaan dan kemewahan, fashionable dengan harga yang fantastis berarti ia termasuk kebutuhan tersier. Itu berlaku untuk semua barang yang kita punya. Seperti jam tangan, HP, sepatu, baju, topi dan lain - lain pasti mempunyai 3 fungsi itu walaupun tidak menutup kemungkinan 3 hal itu bisa berlaku untuk 1 barang. Contohnya jam tangan dengan harga yang mahal sebagai kebutuhan yang ia pakai sebagai petunjuk waktu yang ia pakai dengan niat lebih awet, enak dipandang dan fungsinya penting sebagai pengingat waktu .
Mobil sebagai kebutuhan sekuder
Mobil sebagai kebutuhan tersier
Di era yang semua barang serba diiklankan di semua platform digital, e- commerce maupun promosi konvensional yang menarik kita, menggoda kita dan mempengaruhi kita untuk memilikinya padahal kita sudah punya dan tidak butuh maka haruslah kita bijak dan tidak terburu nafsu untuk membelinya, apalagi demi "terlihat kaya" di mata tetangga dan membeli dengan cara kredit, melibatkan pinjol atau paylater maka tinggal tunggu akibatnya, seharusnya kita bijak dalam setiap pengeluaran dengan melihat asas mafaat, efektifitas dan efisiensi, karena sejatinya semua benda yang kita miliki pada dasarnya untuk memudahkan kita, bukan untuk membuatnya menumpuk - numpuk, berjajar - jajar di gudang, almari, rak dan parkiran kita.
Termasuk mobil yang kita punya atau yang akan kita punya kalau mobil itu benar - benar kebutuhan kita, tidak bisa cari makan tanpa kendaraan tersebut atau harus mengeluarkan biaya dan waktu yang banyak tanpa kendaraan itu berarti itu adalah kebutuhan primer yang harus segera kita penuhi, apabila kita hanya butuh 2 atau tiga bulan sekali untuk kunjung keluarga jauh, atau untuk promosi dan kunjungan kensekolah lain 6 bulan sekali dan masih bisa rental dan tidak harus segera memiliki kendaraan tersebut, berarti termasuk kategori kedua yaitu kebutuhanSekunder, Lain lagi dengan orang yang ekonominya pas - pasan cukup untuk kebutuhan harian, tempat kerjanya di rumah, keluarga besar berdekatan dan tidak membutuhkan mobil, tapi terpengaruh tetangga sebelah yang "nganyari mobil" dan memaksakan untuk memilikinya sekedar gengsi sama tetangga maka itu dikategorikan kebutuhan tersier.
Jadi semuanya kembalinya kepada kita, kalau anda pengusaha yang punya uang turah - turah ya monggo miliki ketiganya, seperti di UEA , tiap penduduk pribumi gaji PNS di sana terendah kalau dikruskan rupiah 50 jutaan, maka kebanyakan mereka memiliki 3 kategori mobil di garasi rumah mereka yaitu Tesla sebagai kendaraan harian, ada juga kendaraan antar kota seperti mercy, chev Tahoe, Toyota FJ Cruiser, nissan extrail dll sebangsanya dan yang ketiga Lamborghini atau ferrari untuk kongkow.
Kalau di Indonesia dengan rata - rata pendapatan perkapita per bulan 5 jutaan maka janganlah kita memaksakan diri, wajib bagi kita untuk bijaksana dalam memutuskan membeli kendaraan jangan sampai besar pasak dari pada tiang dan anda yang tahu kebutuhan. Ada pepatah Arab mengatakan
هلك امرؤ لم يعرف قدره
"hacurlah seseorang yang tidak tahu kapasitas dirinya sendiri".
By : Azeez
Comments
Post a Comment